Universitas Gadjah Mada
  • Profil PPKK
    • Tentang PPKK
    • Kinerja PPKK
    • Manajemen
    • Peneliti
    • Administrasi
    • Data dan Media
  • Program
    • Pendidikan dan Pelatihan
    • Penelitian
    • Pendampingan
    • Pengabdian Masyarakat
  • Publikasi
    • Buku
    • Laporan
    • Policy Brief
    • Peraturan Undang-undang
  • Agenda
  • Kontak
  • Home
  • Aktifitas
  • Kabar

Bimtek Paser Hari ke-2: Bappeda Penentu Kualitas Pembangunan

  • Kabar
  • 13 April 2015, 06.41
  • By : admin

Kabupaten Paser memiliki potensi alam yang kaya seperti batubara, batu alam dan perkebunan kelapa sawit. Beberapa perusahaan besar dalam sektor pertambangan dan perkebunan dapat dijumpai di kabupaten yang masuk ke dalam Provinsi Kalimantan Timur ini. Bahkan,  salah satu perusahaan tambang batubara multinasional sudah beroperasi di Paser sejak tahun 1993. Kekayaan sumberdaya alam bisa menjadi keuntungan suatu daerah karena dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi ketergantungan daerah pada sektor hulu dan industri ekstraktif bisa juga menjadi bumerang bagi daerah tersebut. Pemerintah Daerah (Pemda) harus memahami ironi tersebut dan dituntut untuk memiliki antisipasi yang matang. Langkah visioner perlu segera dilakukan agar kelak pemerintah daerah siap menghadapi masa transisi pasca tambang yaitu ketika perusahaan-perusahaan pertambangan telah selesai beroperasi dan PAD tidak lagi bisa mengandalkan sektor tambang.


Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) adalah ujung tombak pemerintahan daerah. Baik atau buruknya kualitas pemerintahan suatu daerah bisa dikatakan sangat dipengaruhi oleh kinerja Bappedanya. Sama halnya dengan Kabupaten Paser, Bappeda perlu terus meningkatkan kapasitas dalam perencanaan pembangunan terutama untuk merealisasikan visi Pemerintah provinsi Kalimantan Timur yang akan mengubah kerangka pembangunan berbasis sektor ekstraktif menuju pembangunan yang lebih sustainable (berkelanjutan). Untuk mengubah paradigma hulu ke hilir membutuhkan kemauan dan kapasitas yang kuat dari Pemda, dan dalam hal ini Bappeda memiliki peran yang signifikan. Gagasan tersebut mengemuka di dalam diskusi kelas hari kedua Bintek Penyusunan Renstra dan Anggaran Bappeda Paser di Yogyakarta, dengan pemateri Dr. Gabriel Lele, dosen FISIPOL UGM. Kegiatan hari kedua diisi dengan ceramah dan diskusi interaktif dengan pemateri dari Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan (PSEKP) UGM dan FISIPOL UGM.

Dalam paparannya, Gabriel juga menyampaikan pentingnya peran Bappeda yang mengemban fungsi koordinatif. Selama ini, pelaksanaan pembangunan di daerah kerap terhambat oleh kurangnya koordinasi lintas sektoral atau munculnya ego sektoral. Dalam kasus tersebut, Bappeda menjadi penentu koordinasi antar SKPD. Perencanaan yang tertuang dalam dokumen perencanaan adalah salah satu medium efektif untuk memulai fungsi koordinasi. Selain itu, Bappeda harus memiliki kekuatan dan kompetensi yang baik untuk mengakomodir dan mengkoordinasikan program pembangunan lintas sektoral. Misalnya, untuk urusan pendidikan yang menuntut kerjasama beberapa SKPD, maka koordinasi dilakukan oleh Bappeda atau asisten sektor pendidikan. Leading sector harus didefinisikan dengan jelas pada awal perencanaan program yang artinya definisi tersebut sudah dijelaskan di dalam dokumen perencanaan.

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Related Posts

Diklat RKPD Renja PD dan Manajemen Risiko Bulan April 2026

AgendaAktifitasEventPelatihan Tuesday, 17 March 2026

1. Diklat Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Renja Perangkat Daerah Angkatan 2 🗓 Tanggal : 13-16 April 2026 📋Materi inti: •⁠ ⁠Sinergi Perencanaan Pusat & Daerah •⁠ ⁠Gambaran Umum dan Evaluasi Pelaksanaan RKPD […].

PPKK Fisipol UGM menjadi tim Penguji Seleksi Pamong Kalurahan Candibinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, DIY

AktifitasKabar Wednesday, 18 February 2026

Pemerintah Kalurahan Candibinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam pelaksanaan Ujian Seleksi Pamong Kalurahan Candibinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, […].

Diklat Sistem Perencanaan Dasar untuk Pemerintah Kabupaten Tulungagung

PelatihanPublikasiPublikasi lain Tuesday, 17 February 2026

Diklat Sistem Perencanaan Dasar Kabupaten Tulungagung telah dilaksanakan pada tanggal 27-29 Januari 2026 yang dibuka langsung oleh Bupati Tulungagung dan Dekan Fisipol UGM di Yogyakarta. Diklat diikuti oleh peserta dari aparatur daerah Kabupaten Tulungagung, dengan […].

Paparan Kajian Akademik Bantuan Keuangan Partai Politik di Daerah Istimewa Yogyakarta

AktifitasKabar Friday, 13 February 2026

PPKK Fisipol UGM melaksanakan kegiatan Pemaparan Akhir Kajian Akademik Bantuan Keuangan Partai Politik di Daerah Istimewa Yogyakarta pada hari Selasa, 10 Februari 2026. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah DIY.
Universitas Gadjah Mada

Pusat Pengembangan Kapasitas dan Kerja sama (PPKK) FISIPOL UGM

Gedung BF Lantai 1 Fisipol UGM Jalan Socio Yustisia Nomor 2, Bulaksumur, UGM Yogyakarta 55281

0274 563 362 pswt 232
0821 3155 4271
kerjasamafisipol@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada